Anggaran Kas Untuk Perusahaan Dagang dan Jasa

Anggaran kas atau Cash Budget merupakan anggaran yang memuat estimasi dari arus kas suatu perusahaan yang dapat berupa penerimaan kas atau pengeluaran kas pada suatu periode tertentu.

Anggaran ini biasanya disusun setelah anggaran laba rugi selesai disusun agar diperoleh semua komponen pendapatan dan biaya.

Tujuan dari anggaran kas ini sendiri adalah untuk mencari besarnya estimasi posisi saldo kas akhir perusahaan pada suatu periode mendatang.

Maka, dengan kata lain, anggaran kas juga dapat dikatakan sebagai anggaran estimasi jumlah kas suatu perusahaan di masa depan.

Oleh sebab itu, terdapat 4 komponen utama dalam anggaran kas, meliputi:

  • Saldo Kas Awal
  • Penerimaan Kas
  • Pengeluaran Kas
  • Saldo Kas Akhir

Saldo Kas Awal dan Akhir

Komponen saldo kas awal dan saldo kas akhir dalam anggaran kas merupakan saldo turunan.

Maksudnya, nilai saldo kas tersebut diperoleh dari turunan data yang lain atau data sebelumnya.

Dimana, saldo kas awal dari suatu periode nilainya diperoleh dan akan sama dengan saldo kas akhir dari periode sebelumnya.

Sedangkan nilai saldo kas akhir dari suatu periode dapat dicari dengan menambahkan dan mengurangkan nilai saldo kas awal dengan semua penerimaan dan pengeluaran kas nya pada periode tersebut.

Kemudian, nilai saldo kas akhir periode tersebut, akan menjadi nilai saldo kas awal periode selanjutnya.

Penerimaan dan Pengeluaran Kas

Berbeda dengan saldo kas awal dan akhir yang merupakan saldo turunan, penerimaan dan pengeluaran kas harus dihitung secara terpisah terlebih dahulu.

Jadi, sebelum menyusun anggaran kas, harus disusun terlebih dahulu anggaran penerimaan dan pengeluaran kas nya.

Tujuannya adalah untuk mengelompokkan sumber penerimaan dan pengeluaran kas.

Selain itu, penyusunan anggaran penerimaan dan pengeluaran kas juga berfungsi untuk menghitung berapa jumlah kas sebenarnya yang keluar dan masuk pada periode tersebut.

Sebab, angka yang terdapat pada laporan keuangan nyatanya dapat berbeda dengan nilai kas yang keluar atau masuk.

Contohnya jika ada bad debt (piutang tidak tertagih), maka otomatis akan mengurangi jumlah penerimaan kas.

Contoh lainnya, misalnya perusahaan memberikan diskon, maka jumlah penerimaan kas juga akan berkurang.

Selain itu, terdapat hal lain yang juga dapat mempengaruhi contohnya seperti penjualan kredit.

Dimana, pada penjualan kredit, jumlah uang atau kas tidak dibayar sepenuhnya pada saat itu juga (pada saat pencatatan).

Yang mana, pembayarannya mungkin akan dicicil setiap bulan, atau bahkan setiap tahun tergantung kebijakan.

Karena pembayaran penjualan kredit tersebut mungkin tidak dibayarkan pada saat periode pencatatan. Hal ini membuat penjualan kredit tersebut mungkin akan dicatat pada anggaran kas periode selanjutnya.

Saldo Kas Akhir Harus Positif

Pada anggaran kas, nilai saldo kas akhir pada suatu perusahaan pada anggaran mungkin saja dapat memperoleh hasil yang negatif.

Dimana, ini dapat terjadi jika saldo kas awal dan penerimaan kas lebih kecil dari total pengeluaran kas perusahaan (kas perusahaan defisit).

Tetapi, perusahaan tidak mungkin dapat beroperasi jika perusahaan tidak memiliki kas yang tersedia atau bernilai negatif.

Oleh sebab itu, untuk menutup defisit dari kas perusahaan, terdapat berbagai hal yang dapat dilakukan perusahaan, meliputi:

  • Menjual investasi (jika perusahaan memiliki investasi)
  • Meminjam yang ke bank

Hal ini bertujuan agar perusahaan tetap akan memiliki uang untuk dapat membiayai operasional perusahaan nya.

Selain itu, biasanya perusahaan juga akan menetapkan kebijakan saldo kas minimum yang bertujuan agar pada periode selanjutnya perusahaan akan tetap memiliki uang untuk tetap dapat beroperasi sebesar saldo kas minimum.

Untuk lebih jelasnya akan dibahas pada contoh soal.


Contoh Soal Anggaran Kas

Dounkey Corp. adalah perusahaan yang menjual Spring Bed. Pada tahun 2020 perusahaan menganggarkan penjualan adalah sebesar $ 500.000.

Dalam proses penjualan, perusahaan menerapkan bentuk penjualan kredit dan tunai. Dimana proyeksi penjualan kredit dan tunai adalah sebesar 60% untuk penjualan tunai dan sisanya kredit.

Jika konsumen membeli secara tunai, maka perusahaan akan memberikan diskon sebesar 10%.

Sedangkan, dari penjualan kredit, kebijakan perusahaan adalah dimana konsumen harus melunasi 70% dari nilai pembelian, kemudian sisanya akan dibayar pada tahun selanjutnya.

Perusahaan juga memperkirakan terdapat bad debts (piutang tidak tertagih) dari total penjualan kredit tersebut sebesar 5%.

Berikut adakah keterangan tambahan lain tentang data perusahaan untuk tahun 2020:

KeteranganJumlah
Saldo Kas Awal$ 200.000
Piutang$ 68.400
Penjualan Kendaraan$ 85.000
Gaji Karyawan$ 320.000
Biaya TAL$ 150.000
Pajak10% dari Penjualan
Prive$ 100.000
Biaya Tidak Terduga$ 75.000
Saldo Kas Minimum$ 200.000

Apabila terjadi kekurangan dana, perusahaan akan melakukan penjualan investasi baru melakukan pinjaman bank, dimana saat ini Dounkey Corp. memiliki investasi sebesar $ 100.000 dengan bunga 10% per tahun.

Untuk dapat meminjam uang ke bank, minimal harus meminjam sebesar $ 50.000 dengan bunga 15% per tahun.

Sedangkan apabila terjadi kelebihan dana, perusahaan akan mengutamakan pembayaran hutang dan kemudian sisanya akan digunakan untuk investasi dengan minimal investasi sebesar $ 100.000 dengan bunga 10%.

Dimana, saat ini Dounkey Corp. tidak memiliki utang bank.

Berdasarkan data diatas, susunlah anggaran kas untuk tahun 2020!

Jawab

Langkah 1: Hitung Total Penerimaan

Dimana berdasarkan soal diatas, yang termasuk dalam komponen penerimaan meliputi:

  • Penjualan Tunai
  • Penjualan Kredit
  • Piutang
  • Penjualan Kendaraan
  • Bunga Investasi

Penjualan Tunai

Penjualan tunai dikatakan sebesar 60% dari $500.000 dan konsumen akan memperoleh diskon sebesar 10%.

Maka berdasarkan data tersebut didapatkan jumlah kas yang sebenarnya diterima adalah:
$ 500.000 x 60% x (1-10%) = $270.000

Penjelasan:

Dari total penjualan ($ 500.000), hanya 60 % yang merupakan penjualan tunai.

Jadi total penjualan tunai nya adalah sebesar 60% x $500.000, sehingga total nya adalah $ 300.000.

Dari penjualan tunai sebesar $ 300.000, 10% ($ 30.000) nya akan diberikan kembali kepada konsumen sebagai diskon karena membeli secara tunai.

Jadi, total uang yang benar-benar diterima perusahaan hanya sebesar $ 300.000 – $ 30.000 yaitu sebesar $ 270.000

Penjualan Kredit & Piutang

Penjualan kredit dikatakan sebesar 40% dari $500.000 dan diperkirakan dari penjualan kredit tersebut akan ada bad debts sebesar 5%.

Maka dari data diatas, dapat diperoleh penjualan kredit neto (penjualan kredit yang sebenarnya diterima) adalah sebesar:
$ 500.000 x 40% x (1-5%) = $190.000

Perlu diingat dimana kebijakan kredit perusahaan adalah 70% pada periode penjualan dan sisanya 30% dibayarkan pada periode selanjutnya.

Jadi, kas yang diterima pada tahun 2020 hanyalah sebesar 70% dari $ 190.000 yaitu sebesar $133.000 dan sisanya akan menjadi piutang untuk periode selanjutnya.

Hanya saja, perusahaan juga otomatis akan memperoleh piutang dari periode sebelumnya yang sudah didapat angkanya yaitu sebesar $ 68.400.

Jadi total penerimaan kredit Dounkey Corp. adalah sebesar $ 133.000 + $68.400, yaitu sebesar $ 201.400

Penjualan Kendaraan

Pada tahun 2020 dikatakan bahwa perusahaan melakukan penjualan kendaraan, hal ini berarti terjadi penambahan jumlah kas dari penjualan tersebut.

Maka, penjualan aset termasuk dalam komponen penerimaan kas. Dimana penjualannya adalah sebesar $ 85.000.

Bunga Investasi

Di akhir soal dikatakan juga bahwa perusahaan mempunyai investasi sebesar $100.000, dan dari investasi tersebut akan diperoleh bunga 10%.

Maka, bunga investasi juga termasuk komponen penerimaan kas sebab perusahaan menerima uang sebesar 10% dari $100.000 yaitu $10.000.

Langkah 2: Hitung Total Pengeluaran

Berdasarkan soal diatas, yang termasuk komponen pengeluaran meliputi:

  • Gaji Karyawan
  • Biaya TAL (Telepon, Air, dan Listrik)
  • Pajak
  • Prive
  • Biaya Tidak Terduga
  • Saldo Kas Minimum

Gaji Karyawan

Diperlukan uang untuk membayar gaji kepada para karyawan perusahaan. Oleh sebab itu, gaji karyawan termasuk dalam komponen pengeluaran pada anggaran kas.

Dimana, dikatakan bahwa gaji karyawan sebesar $ 320.000

Biaya TAL

Perusahaan juga memerlukan uang untuk membayar tagihan listrik, air dan telepon perusahaan. Oleh sebab itu, biaya TAL juga termasuk komponen pengeluaran pada anggaran kas.

Dimana, besarnya biaya TAL adalah sebesar $ 150.000

Pajak

Pajak adalah iuran wajib perusahaan yang dibayarkan ke pemerintah. Oleh sebab itu, pajak termasuk komponen pengeluaran.

Dikatakan bahwa besarnya pajak adalah 10% dari penjualan (penjualan 2020 = $ 500.000), jadi pajak yang harus dibayarkan pada tahun 2020 adalah sebesar $50.000

Prive

Prive adalah pengambilan dana atau uang perusahaan oleh pemilik perusahaan untuk keperluan pribadi pemilik perusahaan.

Karena uang perusahaan diambil, maka otomatis prive juga termasuk komponen pengeluaran kas yaitu sebesar $ 100.000

Biaya Tidak Terduga

Perusahaan juga memperkirakan akan terdapat biaya tidak terduga, karena termasuk biaya maka otomatis akan masuk dalam komponen pengeluaran arus kas yaitu sebesar $ 75.000

Saldo Kas Minimum

Saldo kas minimum seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bertujuan agar perusahaan tetap memiliki sejumlah uang pada periode sebelumnya.

Maka dari itu, saldo kas minimum juga dibebankan pada komponen pengeluaran kas walaupun kas tidak benar-benar keluar.

Jadi, misalkan pengeluaran perusahaan lebih besar dari penerimaan perusahaan, maka periode selanjutnya perusahaan akan tetap memiliki sejumlah kas.

Dimana dikatakan bahwa kebijakan saldo kas minimum perusahaan adalah sebesar $ 200.000

Langkah 3: Susun Anggaran Kas

Setelah kita selesai menentukan komponen dan besarnya penerimaan dan pengeluaran kas, maka anggaran kas perusahaan tersebut sudah dapat untuk disusun.

Format penyusunan anggaran kas adalah sebagai berikut:

KeteranganPeriode
Saldo Kas Awal
+/+ Penerimaan Kas:
Kas yang Tersedia
-/- Pengeluaran Kas:
Total Pengeluaran Kas
Kelebihan atau Kekurangan Kas
Investasi
Penjualan Investasi
Total Investasi
Pinjaman Bank
Pembayaran Hutang
Bunga Pinjaman
Total Pinjaman Bank
Saldo Kas Akhir

Anggaran kas dimulai dari saldo kas awal, kemudian saldo kas awal ditambahkan dengan total penerimaan perusahaan, maka didapatkan kas yang tersedia untuk kebutuhan.

Setelah itu, hitung semua pengeluaran perusahaan dan jumlahkan, maka didapatkan total pengeluaran kas.

Selanjutnya, kurangi kas yang tersedia dengan total pengeluaran perusahaan maka di dapatkan lah kelebihan atau kekurangan kas.

Jika kas yang tersedia lebih besar dari pengeluaran perusahaan, maka kondisi yang terjadi adalah kelebihan kas dan sebaliknya.

Maka berdasarkan data diatas, berikut adalah format anggaran kas untuk perusahaan Dounkey Corp.

KeteranganPeriode
Saldo Kas Awal$ 200.000
+/+ Penerimaan Kas:
Penjualan Tunai$ 270.000
Penjualan Kredit & Piutang$ 201.400
Penjualan Kendaraan$ 85.000
Bunga Investasi$ 10.000
Kas yang Tersedia$ 766.400
-/- Pengeluaran Kas:
Gaji Karyawan$ 320.000
Biaya TAL$ 150.000
Pajak$ 50.000
Prive$ 100.000
Biaya Tidak Terduga$ 75.000
Saldo Kas Minimum$ 200.000
Total Pengeluaran Kas$ 895.000
Kekurangan Kas(128.600)
Investasi0
Penjualan Investasi$ 100.000
Total Investasi0
Pinjaman Bank$ 50.000
Pembayaran Hutang0
Bunga Pinjaman0
Total Pinjaman Bank$ 50.000
Saldo Kas Akhir$ 221.400

Kondisi yang terjadi adalah perusahaan mengalami kekurangan kas (karena pengeluaran kas lebih besar dari saldo kas yang tersedia).

Karena terjadi kekurangan kas, jadi tidak memungkinkan perusahaan untuk melakukan investasi, oleh sebab itu besar investasi adalah 0.

Dan karena terjadi kekurangan kas, maka perusahaan akan melakukan penjualan investasi baru kemudian pinjaman bank.

Besar kekurangan kas perusahaan adalah sebesar $ 128.600 dan unit investasi perusahaan hanya sebesar $ 100.000.

Jadi, masih terdapat kekurangan kas sebesar $ 28.600. Maka selanjutnya perusahaan akan melakukan pinjaman bank.

Hanya saja, kebijakan pinjaman bank adalah minimal pinjaman sebesar $ 50.000. Jadi walaupun kekurangan kas hanya sebesar $ 28.600 besar pinjaman harus tetap $ 50.000.

Dan karena perusahaan tidak memiliki hutang pada periode sebelumnya, maka tidak terdapat bunga pinjaman yang harus dibayarkan pada anggaran kas periode ini. Sedangkan bunga pinjaman pada periode ini akan dibayarkan pada periode sebelumnya.

Oleh sebab itu, besar bunga pinjaman nilainya adalah 0.

Maka otomatis nilai saldo akhir perusahaan adalah sebesar $ 221.400. Dimana angka ini didapat dari $ 200.000 yang merupakan saldo kas minimum dan sisa $ 21.400 merupakan sisa uang pinjaman bank ($ 50.000 – $ 28.600).

Leave a Comment