Anggaran Penjualan Untuk Perusahaan Dagang dan Jasa

Anggaran Penjualan (Revenue budget) merupakan anggaran yang paling penting dalam penyusunan anggaran pada suatu perusahaan.

Sebab, anggaran penjualan disusun yang paling pertama, dan digunakan sebagai dasar dalam pembuatan anggaran-anggaran lainnya (seperti: anggaran produksi, anggaran tenaga kerja, ataupun anggaran bahan baku).

Fungsi dari anggaran penjualan ini sendiri adalah untuk menentukan atau memperkirakan jumlah pendapatan kotor yang diperoleh perusahaan pada suatu periode di masa depan.


Penyusunan Anggaran Penjualan

Penyusunan Anggaran penjualan atau revenue budget tergolong sangat sederhana.

Sesuai rumusnya dimana:

Total Revenue = Price x Quantity

Jadi, variabel yang dibutuhkan dalam menyusun suatu anggaran penjualan hanyalah Price (Harga barang/jasa yang akan dijual di masa depan) dan Quantity (Jumlah barang/jasa yang terjual di masa depan).

Dalam menentukan berapa Price (Harga) dari suatu produk/jasa, biasanya bergantung dari kebijakan perusahaan sendiri.

Biasanya perusahaan akan menetapkan harga dari produk/jasa yang dijualnya atas dasar dari Harga Pokok Penjualan (jumlah biaya yang dikeluarkan untuk suatu produk/jasa) yang kemudian baru di mark-up,

Hanya saja dalam menentukan Quantity, terdapat faktor eksternal yang mungkin dapat mempengaruhi jumlah barang dijual di masa depan.

Oleh sebab itu, perusahaan tidak dapat sembarang menentukan angka atas kuantitas produk/jasa nya yang akan terjual.

Melainkan, perusahaan memerlukan suatu teknik peramalan untuk memprediksi penjualannya di masa depan agar mendapat hasil yang lebih akurat.

Hanya saja, terdapat 2 hal pokok yang perlu diperhatikan dalam melakukan peramalan yaitu:

  • Apakah data yang relevan tersedia?
  • Teknik peramalan apa yang akan digunakan?

Peramalan

Terdapat berbagai teknik peramalan yang dapat digunakan untuk memperkirakan besarnya penjualan di masa yang akan mendatang.

Dimana teknik peramalan tersebut dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu teknik kualitatif dan teknik kuantitatif.

Pada metode kualitatif lebih menitik beratkan pada penilaian atau pendapat dan intuisi manusia dalam melakukan peramalan. Sehingga hal ini membuat subjektivitas yang lebih tinggi pada metode kualitatif ini.

Contoh metode kualitatif ini meliputi:

  • Jury of executive opinion
  • Sales force composite
  • Delphi Method
  • Consumer market survey

Sedangkan pada metode kuantitatif lebih mengandalkan pada data historis (data masa lalu) perusahaan tersebut. Sehingga, tidak terdapat subjektivitas sama sekali pada metode ini.

Contoh metode kuantitatif ini meliputi:

Untuk lebih jelas tentang peramalan, dapat dilihat pada link berikut: Metode Peramalan.


Contoh Soal Anggaran Penjualan

Dounkey Corp. adalah sebuah perusahaan yang memproduksi pulpen dan pensil. Pulpen dan pensil yang diproduksi oleh Dounkey Corp. saat ini dijual di 2 kota yaitu Jakarta dan Tangerang.

Berikut adalah data penjualan 5 tahun terakhir Dounkey Corp.

TahunPulpenPensil
201550.00080.000
201670.00085.000
201765.00095.000
201890.000115.000
201995.000130.000

Sedangkan untuk harga jual yang ditetapkan oleh Dounkey Corp. untuk produk pulpen adalah Rp 5.000, dan pensil seharga Rp 3.000.

Untuk Distribusi penjualan produk pulpen dan pensil di Jakarta dan Tangerang diperkirakan sebagai berikut:

DaerahPulpenPensil
Jakarta70%60%
Tangerang30%40%

Berdasarkan data tersebut, susunlah Anggaran Penjualan (Revenue Budget) berdasarkan produk perusahaan Dounkey Corp. pada tahun 2020 per-kuartal ! (Asumsi penjualan setiap kuartal pada tahun 2020 sama)


Jawab:

Langkah 1: Ramalkan Penjualan Tahun 2020

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, terdapat berbagai teknik peramalan yang dapat digunakan untuk meramalkan penjualan tahun 2020.

Pada contoh ini, metode peramalan yang akan digunakan adalah metode peramalan kuantitatif dengan Metode Least Square.

Untuk lebih jelas tentang bagaimana metode peralaman least square dapat dipelajari terlebih dahulu di link berikut: Metode Least Square

Berikut adalah hasil tabulasi metode least square untuk masing-masing pulpen dan pensil:

Pulpen
TahunYXXYX2
201550.000-2-100.0004
201670.000-1-70.0001
201765.000000
201890.000190.0001
201995.0002190.0004
Σ370.0000110.00010
Rumus Least Square A
Perhitungan Nilai A Pulpen
Rumus Least Square B
Perhitungan Nilai B Pulpen
Rumus Least Square Y
Perhitungan Nilai Y Pulpen
Pensil
TahunYXXYX2
201580.000-2-160.0004
201685.000-1-85.0001
201795.000000
2018115.0001115.0001
2019130.0002260.0004
Σ505.0000130.00010
Rumus Least Square A
Perhitungan Nilai A Pensil
Rumus Least Square B
Perhitungan Nilai B Pensil
Rumus Least Square Y
Perhitungan Nilai Y Pensil

Dari hasil peramalan diatas, maka didapat:

Penjualan Pulpen 2020 = 107.000 unit
Penjualan Pensil 2020 = 140.000 unit

Langkah 2: Tentukan Penjualan di Jakarta dan Tangerang

Karena Dounkey Corp. saat ini mendistribusikan produknya ke Jakarta dan Tangerang, maka harus dicari terlebih dahulu jumlah penjualan di masing-masing kota.

Dimana, pada soal diatas, sudah diberitahu masing-masing perkiraan persentase penjualan di Jakarta dan Tangerang untuk produk pulpen dan pensil.

Dimana:

Penjualan Total Pulpen 2020 = 107.000
Penjualan Total Pensil 2020 = 140.000

Maka didapat:

Penjualan (Pulpen)
Jakarta74.900 (70%)
Tangerang32.100 (30%)
Penjualan (Pensil)
Jakarta84.000 (60%)
Tangerang56.000 (40%)

Langkah 3: Harga Jual Tahun 2020

Setelah kita mendapatkan ramalan jumlah jumlah penjualan untuk produk pulpen dan pensil di tahun 2020, langkah selanjutnya adalah mencari harga jual untuk masing-masing produk pulpen dan pensil.

Dimana, di soal, sudah diberitahu bahwa harga jual pulpen dan pensil di tahun 2020 diperkirakan sebagai berikut:

Pulpen = Rp 5.000
Pensil = Rp 3.000

Langkah 4: Tentukan Besar Penjualan Per-Kuartal

Sebenarnya, setelah kita mendapat ramalan penjualan dan harga jual di tahun 2020, kita bisa langsung untuk menyusun Anggaran Penjualan.

Hanya saja, karena diminta untuk menyusun Revenue Budget tahun 2020 per-kuartal, maka kita perlu untuk memecah ramalan penjualan yang kita dapat menjadi per-kuartal. (dimana ramalan yang kita miliki untuk keseluruhan tahun 2020)

Seperti yang sudah diberitahu di soal, bahwa asumsi penjualan per-kuartal sama untuk produk pulpen dan pensil baik di Jakarta maupun di Tangerang.

Dalam 1 tahun terdiri atas 4 kuartal (kuartal 1 – kuartal 4).

Maka, untuk mencari besar penjualan per-kuartal, kita tinggal membagi penjualan per-tahun kita dengan 4.

Dimana:

Penjualan Pulpen (Jakarta) 2020 = 74.900
Penjualan Pulpen (Tangerang) 2020 = 32.100
Penjualan Pensil (Jakarta) 2020 = 84.000
Penjualan Pensil (Tangerang) 2020 = 56.000

Sehingga didapat:

Pulpen
PeriodeJakartaTangerang
K118.7258.025
K218.7258.025
K318.7258.025
K418.7258.025
Total74.90032.100
Pensil
PeriodeJakartaTangerang
K121.00014.000
K221.00014.000
K321.00014.000
K421.00014.000
Total84.00056.000

Pembagian per-kuartal ini hanya berlaku untuk jumlah penjualan saja, tidak terhadap harga.

Sebab, harga merupakan variabel yang tidak dipengaruhi waktu. Jadi, nilainya akan sama pada setiap periode.

Kecuali, jika diberitahu bahwa terdapat kenaikan/penurunan harga pada periode tertentu.

Maka untuk harga per-kuartal didapat:

Harga Pulpen 2020 = Rp 5.000
Harga Pensil 2020 = Rp 3.000

Langkah 5: Susun Anggaran Penjualan

Setelah semua informasi yang diperlukan didapat, maka kita sudah dapat langsung menyusun anggaran penjualan.

Format anggaran penjualan sendiri sangat sederhana, kita hanya perlu mengalikan jumlah barang yang dijual dengan harganya, sehingga akan didapat total penjualan.

Jika dibuat dalam tabel dengan data yang sudah kita peroleh, berikut adalah hasilnya:

Anggaran Penjualan (Pulpen)
2020
PeriodeJakartaTangerang
QPTotalQPTotal
K118.7255.000Rp 93.625.0008.0255.000Rp 40.125.000
K218.725Rp 93.625.0008.025Rp 40.125.000
K318.725Rp 93.625.0008.025Rp 40.125.000
K418.725Rp 93.625.0008.025Rp 40.125.000
Total74.900Rp 374.500.00032.100Rp 160.500.000
Anggaran Penjualan (Pensil)
2020
PeriodeJakartaTangerang
QPTotalQPTotal
K121.0003.000Rp 63.000.00014.0003.000Rp 42.000.000
K221.000Rp 63.000.00014.000Rp 42.000.000
K321.000Rp 63.000.00014.000Rp 42.000.000
K421.000Rp 63.000.00014.000Rp 42.000.000
Total84.000Rp 252.000.00056.000Rp 168.000.000

Catatan:

Perlu diperhatikan, dimana terdapat berbagai format dalam pembuatan anggaran penjualan.

Dimana, pada soal diatas, diminta untuk menyusun anggaran penjualan berdasarkan produk.

Maka berikut adalah ilustrasinya jika dibagi berdasarkan produk.

Ilustrasi Skema Pembagian Anggaran Penjualan Berdasarkan Produk

Hanya saja, jika diminta untuk menyusun anggaran penjualan berdasarkan wilayah, formatnya sedikit berbeda.

Dimana ilustrasinya menjadi menjadi sebagai berikut:

Ilustrasi Skema Pembagian Anggaran Penjualan Berdasarkan Wilayah

Dan jika disusun dalam tabel anggaran penjualan, formatnya menjadi sebagai berikut:

Anggaran Penjualan (Jakarta)
2020
PeriodePulpenPensil
QPTotalQPTotal
K1
K2
K3
K4
Total
Anggaran Penjualan (Tangerang)
2020
PeriodePulpenPensil
QPTotalQPTotal
K1
K2
K3
K4
Total

(Angka yang dihasilkan pada tabel akan berbeda pula)

Leave a Comment