EOQ – Economic Order quantity

EOQ (Economic Order Quantity)adalah jumlah bahan baku langsung yang harus dibeli setiap kali dilakukan pembelian sehingga akan menimbulkan biaya yang paling rendah akan tetapi tidak akan mengakibatkan kekurangan bahan baku langsung. Terdapat 2 jenis biaya yang perlu dipertimbangkan dalam menghitung EOQ: 1. Biaya Pemesanan (Procurement Cost atau Set-Up Cost) Biaya pemesanan adalah biaya yang dikeluarkan sehubunganLanjutkan membaca “EOQ – Economic Order quantity”

Anggaran Bahan Mentah

Anggaran Bahan Mentah adalah semua anggaran yang berhubungan dengan perencanaan secara terperinci tentang penggunaan bahan mentah untuk proses produksi selama periode yang akan datang. Bahan mentah yang digunakan dalam proses produksi dikelompokkan menjadi : 1. Bahan mentah langsung Adalah semua bahan mentah yang merupakan bagian barang jadi yang dihasilkan.   2. Bahan mentah tidak langsung AdalahLanjutkan membaca “Anggaran Bahan Mentah”

Anggaran BOP (Biaya Overhead Pabrik)

Biaya overhead pabrik (Factory overhead) adalah biaya-biaya dalam pabrik yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam rangka proses produksi, kecuali biaya bahan mentah langsung dan tenaga kerja langsung. Biaya overhead pabrik terdiri dari: Biaya bahan tidak langsung (Indirect material) Biaya tenaga kerja tidak langsung (Indirect labor) Semua jenis biaya yang berhubungan dengan pabrik, seperti pajak, asuransi, penyusutan,Lanjutkan membaca “Anggaran BOP (Biaya Overhead Pabrik)”

Anggaran Tenaga Kerja

Perencanaan Tenaga Kerja Pada setiap perusahaan tentu ada biaya yang dikeluarkan untuk keperluan buruh. Buruh atau tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi yang utama dan selalu ada dalam perusahaan meskipun dalam perusahaan sudah digunakan mesin-mesin. Anggaran tenaga kerja langsung adalah anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang upah yang akan dibayarkan kepada para tenaga kerjaLanjutkan membaca “Anggaran Tenaga Kerja”

Anggaran Produksi

Setelah kita menyusun anggaran penjualan, maka langkah selanjutnya adalah menyusun anggaran produksi (Production Budget). Anggaran produksi dalam arti luas adalah penjabaran dari rencana penjualan menjadi rencana produksi. Dengan demikian, kegiatan produksi bukan merupakan aktivitas yang berdiri sendiri, melainkan aktivitas yang menunjang rencana penjualan. Rencana produksi meliputi perencanaan tentang jumlah produksi, kebutuhan persediaan, bahan baku, tenagaLanjutkan membaca “Anggaran Produksi”

Master Budget

Master Budget adalah rencana usaha untuk masa 1 tahun atau kurang dari satu tahun yang akan datang. Master budget merangkum tujuan-tujuan semua sub unit di suatu perusahaan. Misalnya sub unit penjualan, produksi, distribusi, dan keuangan. Master budget biasanya terdiri dari : Jumlah pendapatan yang diperkirakan akan diterima. Neraca. Laporan penerimaan dan pengeluaran kas. Laporan perubahanLanjutkan membaca “Master Budget”

Flexible Budget (Anggaran Variabel)

Konsep anggaran variabel atau flexible budget merupakan sebuah pendekatan yang lazim dipakai dalam perencanaan dan pengawasan biaya, karena disini ditunjukkan dengan jelas beban biaya yang seharusnya dikeluarkan pada berbagai tingkat kegiatan. Anggaran variabel adalah skedul biaya yang menunjukkan bagaimana masing-masing biaya akan berubah dengan perubahan volume, output, atau aktivitas. Dengan demikian, anggaran variabel menyatakan hubungan antaraLanjutkan membaca “Flexible Budget (Anggaran Variabel)”

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai